Halaman

31 Desember 2012

Merry Christmas and Happy New Year

Sang Juru Selamat telah lahir di dunia
Tuhan Yesus Kristus
Bala tentara Surga bersorak dan memuji Allah
kita pun di dunia ikut bersorak memuliakan Allah

MERRY CHRISTMAS
2012

Semoga Damai Natal selalu beserta kita



Kini tiba saatnya kita menyambut tahun yang baru
Mari kita tutup lembaran lama kita dan jadikan sebuah pelajaran berharga
Saatnya kita buka lembaran yang baru
Gores dengan tinta warna-warni agar hidup kita menjadi berwarna
Semoga di tahun yang baru dapat tercapai apa yang kita inginkan

HAPPY NEW YEAR
2013

Gores lembaranmu dengan tinta warna-warni




From :

Agnes Felicitas Galuh Anindita
(Inez)



23 Desember 2012

Surat Untuk Bunda

Teruntuk
Bundaku tersayang

Sembilan bulan kau ijinkanku berdiam dalam ragamu, tanpa lelah kau rawat aku
Kau pertaruhkan jiwa dan ragamu, demi aku anakmu
Tak kau pedulikan lelah, sakit, dan deritamu
Hanya senyum yang terpancar dari wajah cantikmu
Tanpa lelah kau jaga aku, kau timang dan kau manja
Hingga kini ku beranjak dewasa
Kau tampakkan senyum manismu
Meskipun ada tangis dalam kalbu, karnaku
Tak kau hiraukan betapa besar luka yang ku buat di dalam hatimu, Bunda
Kau tetap menyayangiku
Bunda, kau yang terbaik
Terima kasih Bunda.
-dari Anakmu-
by : Inez


21 Desember 2012

Aku dan Hujan

Aku akan nikmati hujan dan sendiriku
rasakan lambaian angin dan tetes hujan basahi kulitku
dan sepertinya buliran hujanpun enggan, membuat sesak
enggan menemaniku, butirannya hilang bgitu menyentuhku, seakan tak mau d sisiku
aku sesak, sesak dalam sepi
 tetapi dalam sepi dan sendiriku aku bersyukur
dengan gulitanya malam yang mampu mengurangi rasa
ya rasa
walapun sedikit
aku bersyukyur
dan kini ku belajar tuk nikmati indah gulita malam
ku nikmati rasa yg berulang kali menghujamku
ku nikmati cahaya purnama dalam sepiku

                                                  by : Errgy & Inez

11 Desember 2012

Cinta Dua Insan


Sang lelaki termenung menatap hujan dari balik jendela, dia berkata pada hujan
"Ingin kutitipkan rindu tentangmu pada hujan malam ini. Akankah sampai? Atau kutitipkan saja pada doaku malam ini"
Sang hujan tak menjawab, tak berhenti menurunkan tetes air dan hembusan angin

Di sudut bumi yang lain, sang wanita duduk termenung di hamparan bukit nan hijau, biarkan angin membelai tubuhnya

Sang wanita berkata pada sang angin "titipkan pada angin kan berhembus, kan ku gapai angin yang membawa rindumu
biarkan angin berhembus , membisikkan padaku seuntai kata indah yg kau hembuskan pada angin yg membelaiku"
Sang angin pun membisu

Sang lelaki masih tak beranjak dari tempatnya, dia termenung dan berbisik

"sang bayu sedang enggan menjadi perantara,dan sulit untukku menjaringnya,ku biarkan saja tarian hujan malam ini membekukan rasa,dan mencair bila waktunya tlah tiba"

Di sudut bumi tempat sang wanita berdiam, hujan turun deras sekali, sang wanita berdiri, dia rentangkan tangannya, dia berputar, menari, dan tertawa. Dia berteriak

"tangis sang awan membawa rindumu , tertinggal di pucuk daun , tangis sang awan telah henti , menjelma menjadi titik embun , basahi dunia , rindumu trtinggal padanya , kuusap , kurasakan belai lembutnya , menghantar sejuta makna , tesirat seuntai kata indah yang kau rangkai untukku"

Cinta dua insan yang berbeda, terpisah ruang dan waktu, hanya angin dan hujan yang mampu menyampaikan pesan mereka



by : Errgy & Inez