Mentari muLai menampakkan senyumnya ketika pagi datang, kubuka jendeLa kamar agar indahnya pagi dapat kuLihat dan sejuknya udara dapat kurasakan. Kunikmati indahnya pagi di kota Semarang yang panas.
"dek, temenin kakak k Kebumen yuuk" ajak kak Theo
"ngapain kak ke Kebumen?" tanyaku
"Loh, kamu gak tau budhe pindah ke Kebumen, kita nengok ke sana, Bunda yang minta" kata kak Theo
"oiya aku Lupa, kemarin Bunda uda biLang hehehe, berarti Ray juga di sana sekarang?"
"Iya, Ray sekarang di Kebumen." kata kak Theo
"Oke deh, aku mau siap-siap duLu kak" kataku
Kak Theo tersenyum LaLu keLuar dari kamar. Ku bergegas bersiap-siap, memasukkan baju ke koper keciL yg ku simpan di atas Lemari. Mandi, dan berganti baju. SeLesai semuanya ku keLuar dari kamar sembari menenteng koper menuju meja makan. Bunda menyiapkan roti isi cokLat untuk ku makan.
"udah siap?" tanya kak Theo
"udah kak, ayo berangkat." kataku
"Yuukk, biar gak kemaLeman nyampenya"
Ku bergegas pamit pada Ayah dan Bunda, menuju garasi. Yah, kali ini aku hanya bisa pergi dengan kak Theo karena Ayah, Bunda, dan Kak Dimas harus bekerja.
Aku tertidur di daLam mobiL, hingga ku bangun ternyata mobiL sudah sampai di depan rumah budhe. Ku menoLeh ke arah kak Theo sambiL tersenyum Lebar dan mengacungkan dua jariku. Kak Theo hanya tertawa sambiL menggeLengkan kepaLa.
Budhe menyambut kami dengan hangat, rumahnya sederhana tapi sejuk dan rapi, rasanya nyaman berada di sini.
"Hai!" sapa seseorang.
"Raayy ! apa kabar? aku kangen ma kamu nih" jawabku sambiL memeLuk sepupuku itu
"Baik dong, haha , iya aku juga kangen ama kaLian, berdua doang nih?" tanyanya
"yuupp , biasa yang Lain kerja, cuma kita yang free." jawab kak Theo.
"Nin, temenin ke GaLaxy yuuk , mau cari boneka buat Icha" ajak Ray
"cieeciee, duuh yang Langgeng ma Icha , haha , okee deeh" jawabku sambiL sedikit menggoda Ray.
Ray mengeLuarkan sedan mungiLnya, dan kita meLuncur ke GaLaxy MaLL, sebuah swaLayan yang terbesar di Kebumen. Tak terLaLu jauh ternyata dari rumah budhe.
Aku dan Ray Langsung menuju ke Lantai 3 tempat di mana souvenir, boneka di pajang di situ. Ray sibuk memiLih boneka sambiL sesekaLi bertanya padaku mana yang cocok untuk di berikan kpd Icha, aku hanya memandangnya sambiL sesekaLi tersenyum geLi meLihatnya sibuk memiLih boneka. Spontan ku ambiL boneka berbentuk kucing yang Lucu, ku berikan kpd Ray. Seingatku Ray pernah cerita kaLo Icha suka banget kucing.
"gimana kaLo ini? Icha suka banget kucing kan?" tanyaku
"bagus, pinter juga kamu miLihnya" jawab Ray smbiL mencubit pipiku
"hiisshh, apaan siihh? Lebay deh" kataku smbiL cemberut
"mendingan sekarang buruan deh dibayar, aku Laper tauu" kataku Lagi
"ngomong aja ayo makan, gitu aja susah, dasar gendut" katanya sambiL menuju ke kasir
"yee, biariin siriik" kataku sambiL mengikutinya
Aku berjaLan di beLakang Ray menuju kasir, tiba-tiba pandanganku tertuju pada LeLaki yang sedang memiLih baju, tp bukan itu yg jadi perhatianku saat ini tp wajah cowok itu pucat, sepertinya dia sakit tp dia menahan rasa sakit itu. Refleks kakiku berjaLan menghampiri cowok itu. SeteLah sebeLumnya ku berbisik pada Ray supaya menungguku d food court. Ray pun mengangguk.
"mas, mas gak apa ? mas kenapa kok pucet banget?" tanyaku sambiL menyentuh pundak cowok itu
"Gak apa mbak, saya baik-baik saja" jawabnya sambiL tersenyum
"mas gak usah bohong sama saya, mas ini pucet banget, gak mungkin baik-baik aja, mas udah makan?" jawabku
"saya beLum makan mbak, tp bukan karna itu kok" jawabnya
"ya udah sekarang mas ikut saya aja" kataku sambiL meraih tangan cowok itu
"mau kemana mbak? udah mbak gak usah, terima kasih" katanya sambiL tersenyum
"mas gak boLeh noLak" kataku sambiL tersenyum
aku berjaLan menuju food court bersama cowok itu. Ku Lihat Ray teLah menungguku dengan sepiring french fries di meja. Ku minta cowok itu makan bersamaku dan Ray. Dia pun makan dengan sungkan. Aku dan Ray tersenyum.
Sehabis makan ku Lihat wajah cowok itu tak sepucat tadi, ku merasa Lega dan senang. Ku menuju kasir untuk membayar pesanan kami dan kembaLi ke meja kami.
"terima kasih ya uda di temenin makan, aku Ega" katanya sambiL terseyum
"Aku Nina, dan ini sepupu aku Ray" kataku
"Kak Ega rumahnya dimana?"
"aku d Puri, aku bawa motor kok"
-----to be continue-----